Film Cek Toko Sebelah (2016) ini merupakan film karya komika
Ernest, pasti sudah tahu kan siapa komika pemain stand up comedy yang satu ini?
Ernest memang sedang cukup populer dengan beberapa pemain stand up lainnya.
Kini Ernest bukan hanya banyak tampil di TV tetapi juga dipercaya untuk membuat
sebuah film.
Dalam film komedi Indonesia terbaru ini Ernest Prakasa
bertindak sebagai sutradara sekaligus sebagai penulis cerita.
Ernest
mendapatkan kepercayaan dari rumah produksi untuk menghibur para pecinta film
lucu di tanah air melalui film yang digarap tersebut.
Di film dengan genre comedy ini sebagai produser adalah Chand
Parwez Servia dengan rumah produksi starvision.
Kalau dilihat dari rumah
produksi yang menangani film ini sepertinya karya ini juga akan cukup berbobot,
benar tidak?
Lalu, siapa saja pemain film yang terlibat didalamnya? Film
kocak ini akan dibintangi langsung oleh Ernest Prakasa.
Dari sini bisa dilihat
bahwa karya film lucu ini sepertinya akan mirip dengan karya-karya film Raditya
Dika dimana dia sebagai penulis, sutradara dan juga sekaligus pemain utamanya.
Yuk kita lihat sebenarnya seperti apa cerita yang akan
diangkat dalam karya film tersebut. Apakah Ernest akan memberikan kisah yang
benar-benar lucu dan bisa membuat para penggemar puas tertawa?
Kita bahas sedikit tentang sinopsis film ini. Cerita film Cek Toko Sebelah (2016) adalah tentang warisan yang diberikan oleh seorang ayah
terhadap anaknya. Kalau bicara mengenai warisan, sudah bisa ditebak bukan
bagaimana alur cerita yang mungkin terjadi?
Benar, berbicara mengenai warisan maka tidak akan lepas dari
rebutan harta waris. Dalam film ini ceritanya dua orang saudara pada akhirnya
tidak rukun sesuai keinginan dan harapan mendiang sang ayah.
Yang jadi
persoalan dan masalah tidak harmonisnya hubungan saudara tersebut karena sang
bungsu mendapatkan warisan toko.
Biasalah, sang kakak dalam hal ini merasa bahwa orang tuanya
– ayah – tidak adil karena memberikan toko tersebut pada sang adik. Sang kakek
merasa bahwa dia yang lebih berhak mendapatkan toko tersebut.
Sekilas ceritanya memang seperti drama kehidupan yang serius
dan membosankan. Namun karena ini adalah film komedi tentu saja banyak
adegan-adegan yang dibuat lebih mengarah pada joke yang bisa membuat pemirsa
tertawa.
Rebutan toko warisan antara kakak dan adik, seru-nya tentu
jika ada adegan-adegan sederhana yang lucu dan mengundang tawa, benar tidak?
Lalu,
benarkah konsep cerita tersebut akan menjadi sebuah kisah yang lucu sesuai
jenis film-nya? Susah jika hanya ditebak dari sinopsis atau ringkasan ceritanya
saja.
Apalagi dengan sedikit review, tentu saja jauh dari cukup untuk bisa
menikmati hiburan ini dengan sempurna. Para penggemar film komedi tentu bisa
melihatnya langsung karya dari generasi muda tanah air tersebut.